rough ROAD MAP @Jakarta’s City Center

rough road map to get around major sightseeing destination @JAKARTA’S CITY CENTER:

Jakarta Kini Kehilangan Turis
Selasa, 04 Oktober 2011 | 04:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:- Angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta merosot drastis sepanjang Agustus lalu. Penurunan bahkan tercatat yang terparah dibandingkan dengan kota-kota lain di seluruh Indonesia. “Untuk Jakarta turun sebesar 28,58 persen dibanding bulan sebelumnya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Agus Suherman Senin 3 Oktober 2011.

BPS Jakarta mencatat, hanya kurang dari 150 ribu turis asing yang masuk ke Jakarta sepanjang Agustus lalu. Mereka datang melalui tiga pintu masuk, yakni Bandar Udara Soekarno-Hatta, Bandar Udara Halim Perdanakusuma, dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Pada Juli lalu, angka kunjungan turis-turis asing itu ke Ibu Kota menembus 200 ribu atau tepatnya 205.861 orang. Angka kunjungan pada Agustus tahun lalu juga terhitung masih lebih tinggi, meski hanya berselisih 0,15 persen.

Agus mengatakan momen Ramadan menjadi faktor penyebab menurunnya daya tarik Jakarta. Sepanjang periode itu angka wisatawan, seperti yang berasal dari Malaysia dan Arab Saudi, jauh berkurang. Malaysia sendiri menduduki peringkat ketiga dalam daftar sepuluh negara yang warganya banyak mengunjungi Jakarta.

Namun kehilangan turis asing itu ditutupi oleh arus wisatawan domestik yang tetap tinggi terkait dengan musim liburan menjelang Lebaran. Indikasi ini terlihat dari tingkat hunian kamar hotel bulan lalu yang penurunannya tak linear dengan angka penurunan di atas.

Data BPS Jakarta menunjukkan, dari semula hampir 60 persen, tingkat hunian hotel pada Agustus 2011 hanya berkurang tak sampai 9 persen. Selain mereka memang mau wisata belanja dan makanan, ada tren keluarga-keluarga yang pindah sementara ke hotel karena ditinggal pembantu mudik. “Menunjukkan wisatawan domestik ke Jakarta masih lebih banyak dibanding asing,” kata Agus.

Secara keseluruhan hotel yang paling diminati adalah hotel bintang dua dengan tingkat hunian mencapai 55,92 persen. Di peringkat berikutnya adalah hotel bintang empat dengan tingkat hunian 51,32 persen dan hotel bintang tiga sebesar 50,48 persen. Adapun hotel bintang lima hanya sebesar 49,89 persen dan yang terendah tingkat huniannya adalah hotel bintang satu sebesar 48,05 persen.

Walau ada penurunan tingkat hunian, rata-rata lama menginap tamu selama Agustus 2011 baik asing maupun domestik meningkat. Untuk tamu asing, mencapai 2,57 hari atau meningkat 0,62 hari dibanding Juli 2011 dan 0,23 hari pada Agustus 2010.

Tamu domestik rata-rata menginap 1,96 hari atau meningkat 0,19 hari dibanding Juli 2011 dan 1,83 hari pada Agustus 2010. “Secara gabungan, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia selama Agustus 2011 mencapai 2,07 hari atau meningkat 0,26 hari dari Juli 2011 dan meningkat 0,15 hari dari Agustus 2011,” kata Agus.

| ARYANI KRISTANTI

About kulinerkhasjalan2

ini saya, bersama kawan-kawan, bergabung dalam petualangan meraih aktualisasi diri melalui kebersamaan jalan-jalan dan cicipan kulineran, that's it
This entry was posted in jalan-jalan dan kulineran, peta ke daerah tujuan wisata. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s