PARKIR, egp :)

Jumat, 16/09/2011 11:07 WIB
Pengelola Mal Sakit Hati, Tarif Parkir Tak Naik-naik
Suhendra – detikFinance

Jakarta – Pengelola mal mengaku sakit hati dengan pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta yang juga belum menaikkan tarif parkir di Jakarta. Mereka meminta kebijakan Pemda untuk menaikkan tarif karena pengelola mal sudah tak sanggup menahan biaya pengeluaran operasional yang semakin membengkak.

“Kita sudah malas ngitung soal kerugian kita, sudah tekor, kita sakit hati,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan kepada detikFinance, Jumat (16/9/2011)

Menurut Ridwan pengelola mal sudah seharusnya mendapat kelonggaran dengan adanya perubahan tarif parkir. Usulan kenaikan tarif parkir hingga Rp 5.000 per jam bagi kendaraan roda empat, menurutnya suatu hal yang wajar.

“Sah-sah saja, sudah tahun berapa tarif Rp 2.000, coba hitung inflasi sudah berapa, mestinya dua tahun ditinjau ulang, tapi nggak ditinjau-tinjau, tertulis diperdanya seperti itu. Semua gaji naik, pengeluaran naik, listrik, kerugian yang kita alami sudah banyak dengan tarif parkir tak naik,” katanya.

Ia merinci beberapa biaya operasional yang sangat membebani pengelola mal dalam mengurus parkir antara lain gaji karyawan, listrik, cetak struk parkir, kebersihan, keamanan dan lain-lain.

“Kalau yang dipinggir jalan, cuma terima-terima uang parkir saja, tak memikirkan segala macam,” katanya.

Mencuatnya isu tarif parkir di mal disampaikan oleh Ketua APPBI DPD DKI Jakarta Handaka Santosa. Ia mendesak Pemda harus serius dalam menangani sistem perpakiran di Ibukota. Tarif parkir yang berlaku saat ini Rp 2.000 per jam, dirasa merugikan pemilik mal.

Awal 2010 lalu masalah tarif perpakiran khususnya di DKI Jakarta sempat heboh. Pada waktu itu banyak pengelola parkir termasuk mal yang menaikkan tarif secara sepihak. Para pengelola parkir termasuk mal telah melanggar Pergub DKI Jakarta No 48 Tahun 2004 retribusi dan parkir

Para pengelola parkir di DKI Jakarta waktu itu meminta agar Pergub No. 48 Tahun 2004 tentang tarif parkir ditinjau ulang. Karena biaya perawatan dan juga gaji pegawai selalu naik tiap naik, tetapi tarif parkir tidak pernah naik sejak Pergub mulai berlaku. Tahun ini Pemerintah Provinsi DKI tengah melakukan revisi terhadap Peraturan Daerah (Perda) nomor 5/1999 tentang Perparkiran.

… well, parkir itu emang jadi MASALAH saat KESEJAHTERAAN publik meningkat … KESALAHAN BESAR PEMERINTAH adalah MEMBIARKAN TRANSPORTASI PUBLIK TERPURUK … juga KESALAHAN PENGELOLA MAL karena KREATIFITAS MEREKA BARU SEBATAS BERBURU BINATANG DI KEBUN BINATANG … pada KREATIFITAS ONLINE SEMAKIN NYATA, apalagi ada sistem belanja baru + DISKON gede yang disosialisasikan lewat e-mail dan situs internet … soal TARIF PARKIR mah ga akan TUNTAS-tuntas … nah, buat para JALANKULINERKHASer$, emangnya gw pikirin😛
(hen/dnl)

About kulinerkhasjalan2

ini saya, bersama kawan-kawan, bergabung dalam petualangan meraih aktualisasi diri melalui kebersamaan jalan-jalan dan cicipan kulineran, that's it
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s