curug CIGAMEA, pamijahan, bogor barat

… gw buat peta jalan dari Bogor kota ke wilayah Pamijahan dalam Kawasan Wisata Gunung Bunder untuk melihat keindahan air terjun Curug Cigamea :


… info tambahan dari blog orang laen :
Dari Dramaga IPB anda lurus terus menuju arah leuwiliang kira2 5 km, anda akan bertemu dengan pertigaan Cikampak ,pada pertigaan cikampak ini anda langsung belok kiri menuju Kawasan Wisata Gunung bunder (jarak tempuh keatas Gunung Bunder kira2 17 km). Jalan menuju kawasan ini agak kecil akan tetapi beraspal bagus sampai di pintu gerbang Kawasan Wisata Gunung Bunder . Pondok Rasamala terletak didalam Kawasan Wisata tersebut.
Curug Cigamea

Curug Cigamea memiliki ketinggian yang mirip dengan Curug Ngumpet. Air terjun di Curug Cigamea juga indah. Dan jalur setapak yang harus ditempuh juga tidak jauh dari pintu masuk. Dengan berjalan kaki sekitar 15-30 menit, Anda bisa dengan mudah mencapai air terjun ini. Dan juga banyak warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman di kawasan ini.

Dengan menyusuri jalur setapak, di kawasan berupa tebing. Mula-mula, Anda akan menemukan air terjun kecil menuju Curug Cigamea. Lalu Anda akan menemukan sebuah air terjun di tebing yang curam. Lalu tidak jauh di sana, terdapat air terjun utama dengan ketinggian sekitar 50 meter.

Dengan membayar sekitar Rp 20.000,- per orang, Anda juga bisa menggunakan flying fox untuk mencapai air terjun ini. Pengelola menyediakan fasilitas flying fox yang memang cukup menantang karena menyeberangi jurang menuju Curug Cigamea.

Curug Cigamea merupakan air terjun yang paling sering dikunjungi di kawasan wisata Gunung Bunder karena memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding air terjun lainnya. Air terjun ini, menarik untuk dikunjungi bersama seluruh anggota keluarga. Karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dan tidak terlalu sulit dicapai oleh seluruh keluarga. Anda juga bisa berenang di kolam di dasar air terjun yang tidak berbahaya.
Nama Wisata Gunung Bunder
Lokasi Leuwiliang
Keterangan

Keadaan Umum : Wana Wisata Gunung Bunder seluas 8,75 ha terletak pada wilayah kerja pengelolaan hutan RPH Gunung Bunder BKPH Leuwiliang, KPH Bogor, yang secara administratif pemerintahan termasuk Desa Gunung Bunder, Kecamatan Cibungbulang KPH Bogor.
Wana wisata ini terletek pada ketinggian 830 m dpl, konpigurasi lapangan umumnya datar sampai bergelombang. Kawasan ini mempunyai curah hujan 4000 mm/tahun dngan suhu udara rata-rata 230 C.

Potensi Wilayah : Wana Wisata ini terdiri dari hutan tanaman (Rasamala dan pinus) Sumber air yang ada berupa sungai yang saat ini dimanfaatkan dengan cara mengalirkannya melalui parit untuk keperluan MCK dan air minum.
Potensi visual menuju lokasi yang menarik adalah berupa pemandangan pegunungan dan persawahan yang menghijau sedangkan gejala alam/potensi visual lansekap di dalam kawasan yang menarik adalah berupa pemandangan pegunungan dan persawahan yang menghijau sedangkan gejala alam/potensi visual lansekap di dlam kawasan yang mempunyai daya tarik terhadap pengunjung adalah pegunungan, air terjun dan panorama malam kota Bogor.

Potensi Wisata : Wana Wisata ini selain digunakan untuk wisata berkemah. Untuk kegiatan berkemah tersedia satu kompleks perkemahan dengan kapasitas tampung keseluruhan 30 unit kemah (400 orang pekemah).
Bumi Perkemahan Gunung Bunder diresmikan sekitar 1982, oleh Menteri Kehutanan. Luas lokasi sekitar 30 ha dan biasanya dipenuhi pelajar dan mahasiswa ketika tiba musim libur sekolah dan liburan akhir tahun.

Fasilitas : Fasilitas yang ada berupa pondok kerja, tempat parkir, jalan setapak, papan-papan petunjuk dan MCK.

Aksebilitas : Wana Wisata ini dapat dicapai dari Kecamatan Cibungbulang (15 km), Ciampea (14 km), Kota Kabupaten

Bogor (33 km) dan 60 km dari kota Rangkas Bitung. Kondisi jalan umumnya beraspal dan baik, dapat dilaluibaik kendaraan roda dua maupun roda empat. Sarana tranaportasi umum yang ada berupa kendaraan umum dan dilanjutkan dengan kendaraan carteran/motor ojek dari kota Kecamatan Cibungbulang atau Ciampea colt angkutan kota.

Sumber Artikel (http://www.bogorkab.go.id)

… wow, cukup berat juga mengarungi jalan kecil (muat 1 mobil dan 1 motor saja lebarnya) sepanjang 17 km saat masuk jalan utama menuju Kawasan Wisata Gunung Bunder … terutama karena maseh dalam suasana lebaran dan jalan dipenuhi oleh ribuan sepeda motor dan ratusan mobil serta pada bagian tertentu di jalan dari cikampak s/d pamijahan ada pertigaan segog, yang merupakan lokasi terminal angkot laladon-segog
… total jarak tempuh dari Semanggi Jakarta s/d Curug Cigamea mencapai 100 km ditempuh lebih dari 2 jam … well, bwat yang mau menginap di kawasan hutan tersedia beberapa rumah penginapan yang lumayan baik lah :)
… well, gw cuma sempat menyambangi curug cigamea; padahal ada sekira 7 yaitu: pangeran,ngumpet, seribu (+kawah ratu), cigamea (paling ujung) dll
… benar bahwa kawasan curug cigamea adalah daerah tujuan wisata utama dalam kawasan hutan Gn Halimun-Salak ini, sehingga harus berdesak-desakan dengan pengunjung laen dan kendaraan laen dalam area parkir; ada 2 curug terlihat pada kawasan curug cigamea, dan berdampingan satu sama lain, dengan perbedaan warna yang unik
… well, korupsi itu memang merajalela, termasuk di kawasan wisata ini, pungli beberapa ribu perak terselip dalam ucapan tarif masuk kawasan ini, di depan kena 23000 perak (terselip pungli ceban), dan ceban di dalam (terselip sekira 6000 pungli) kawasan curug … itu lah INDONESIA :P
… berikut sebagian foto yang berhasil gw ciptakan:


This slideshow requires JavaScript.


… coba simak foto curug cigamea yang mempunyai fenomena geologis akibat kikisan air mineral walau bersuhu dingin dalam lingkaran berwarna kuning (tampak mirip sesosok manusia yang berjubah dan berambut panjang serta sedang memegang tongkat panjang) … well, tebak aja lah :)
… soal makanan ada yang unik yaitu gorengan cempedak dan sate kelinci, silakan dicoba lah :)
… well, gw memang baca ada papan pengumuman di pinggir kali dangkal yang memperingatkan BAHAYA AIR DERAS di curug Cigamea, ekh, ternyata yang terjadi justru di curug SERIBU, yang paling tinggi air terjunnya di Jawa Barat:
BAHAYA AIR DERAS TIBA-TIBA di semua curug
musibah di curug seribu
Hati-hati PALUNG di bawah air terjun

About these ads

About kulinerkhasjalan2

ini saya, bersama kawan-kawan, bergabung dalam petualangan meraih aktualisasi diri melalui kebersamaan jalan-jalan dan cicipan kulineran, that's it
This entry was posted in jalan-jalan dan kulineran, koleksi foto wisata. Bookmark the permalink.

2 Responses to curug CIGAMEA, pamijahan, bogor barat

  1. DerLan says:

    RALAT BOS, CURUG CIGAMEA BUKAN BERADA DI GUNUNG BUNDER TAPI GUNUNG SARI, (WISATA GUNUNG SALAK ENDAH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s